4newstimes.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendeklarasikan Program Kampanye “Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMBM)”.
Acara yang dikemas dengan Pagelaran Seni Angklung “Karatagan Sanitasi, Rempug Gawe Pikeun Jawa Barat” itu digelar di Saung Angklung Ujo, Padasuka, Kota Bandung, Kamis (5/9/2013) pagi. Hadir sejumlah kepala daerah atau yang mewakili.
Pada acara itu, selain deklarasi, juga menyerahkan ikon kampanye STBM Jawa Barat, “Kang Hebring”, kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Ikon diserahkan oleh Deviariandy Setiawan Pimpinan Program Air Bersih dan Sanitasi Bank Dunia atau World Bank Water and Sanitation Program (WSP) sebagai penggagas acara ini bersama Dinas Kesehatan Jawa Barat.
Deklarasi itu mengawali gerakan menciptakan lingkungan yang sehat, menyediakan sarana pendukung perubahan perilaku yang higienis serta meningkatkan akses sanitasi bagi masyarakat.
“Mari bersama menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Diantaranya jangan buang air sembarangan,” tegas Heryawan.
Lebih lanjut Heryawan menegaskan kampanye STBM akan terus digelorakan untuk memacu masyarakat meningkatkan kualitas dan akses sanitasi. Karena penyediaan akses sanitasi tidak hanya melalui pembangunan fisik semata.
Tetapi juga melalui peran aktif masyarakat dalam memahami dan menjalankan perilaku bersih sehat dalam kesehariannya.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Alma Lucyati menyatakan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dilakukan dengan Program Percepatan Sanitasi Permukiman (PPSP), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Pembangunan Air Bersih Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM)
“Selama kurun waktu 5 tahun melalui penerapan program dan strategi STBM terbukti mampu meningkatkan akses sanitasi sebanyak 304.630 jiwa tanpa subsidi di 962 dusun tersebar di 5 kabupaten,” jelas Alma. Selain itu, pihaknya sudah mulai menyusun “roadmap” sanitasi di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
Sumber: bisnis-jabar
.jpg)