Headlines News :
Home » » Buruh Migran Indonesia (BMI) Trauma Mengundang Ustadz Solmed Karena Matre

Buruh Migran Indonesia (BMI) Trauma Mengundang Ustadz Solmed Karena Matre

Written By 4News Times on Tuesday, 20 August 2013 | 18:00






4newstimes.com - Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hongkong sudah tidak mau mengundang dan mendengar ceramah Ustadz Soleh Mahmud atau Solmed. Sikap itu dilakukan atas tuduhan Solmed bahwa pimpinan pengajian di Hongkong adalah komunis.
"Baca ustadz: kami tak sudi lagi mendengar ceramah mu apalagi mengundang mu," kata salah satu panitia yang mengundang Solmed di Hongkong, Nuris dalam statusnya di Facebook, Selasa (20/08).
Nuris mengetahui secara persis Solmed yang meminta menaikkan tarif saat akan mengisi ceramah di Hongkong. "Saya salah satu panitia yang mengundang Solmed, jadi tahu benar, dia yang minta tarifnya dinaikkan," papar Nuris.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ustadz Solmed dijadwalkan berdakwah di Lapangan Victoria. Kelompok  jemaah 'Thariqul Jannah' mengaku kecewa saat Solmed secara mendadak menaikkan honor tampil secara sepihak.
Lifah Khalifah, Ketua Thariqul Jannah, mengaku kecewa. Lifah bahkan menyebutkan Solmed sebagai ustadz matre.
Menurut Lifah, kesepakatan semula telah disetujui pihaknya dengan Solmed. Lewat telepon dan SMS, sang ustadz muda menyetujui honor sebesar Rp 6 juta. Selain honor tampil, Solmed juga setuju menerima tiket Jakarta-Hongkong PP untuk kelas ekonomi, penginapan dan konsumsi, serta tambahan dana transportasi lokal.
Namun, melalui manajernya, Rijal, Ustadz Solmed minta tambahan honor. Dari Rp 6 juta, Solmed meminta tambahan honor hingga Rp 10 juta, serta tiket pesawat Jakarta-Hongkong PP untuk dua orang dan satu kamar di hotel berbintang. Solmed tidak mau tinggal di penginapan 'ecek-ecek' yang disediakan TKI.
Sumber: itoday
Share this post :
 
Support : Creating Website | NT Media | Mas Template
Copyright © 2011. 4Newstimes.com - All Rights Reserved
Published by kontak kami
powered by 4News Times Group