4newstimes.com - Partai Demokrat tak menyia-nyiakan agenda konvensi untuk memoles diri. Sejumlah tokoh independen dilibatkan dalam Komite Konvensi Partai Demokrat. Mencari capres atau untuk memoles diri?
Partai Demokrat serius mempersiapkan agenda konvensi Partai Demokrat. Komite Konvensi Partai Demokrat akan melibatkan tokoh-tokoh independen. Ketua Komite Konvensi dipilih Maftuh Basyuni, mantan Menteri Agama di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I. "Dia independen, mantan Menteri Agama. Dia netral," ujar Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/7/2013).
Syarief menyebutkan sekitar 60 persen anggota komite konvensi berasal dari pihak eksternal Partai Demokrat yang dikenal independen. Ia menyebutkan nama seperti pakar komunikasi politik Effendi Ghazali juga dilibatkan dalam komite ini.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Suharlie menyebutkan lebih terperinci lagi. Menurut Wakil Ketua MPR RI ini, komite konvensi akan diisi oleh tujuh orang dari pihak internal Partai Demokrat dan delapan dari pihak eksternal Partai Demokrat. "Dari Dewan Kehormatan ada Pak Suaedy Marasabessy," ujar Melani.
Melani memastikan anggota Komite Konvensi tidak ada keterlibatan dengan Majelis Tinggi. Menurut dia, Majelis Tinggi Partai Demokrat hanya tinggal meneken usulan nama-nama anggota Komite Konvensi.(Inilah.com)
Terkait nama-nama yang akan diundang dalam konvensi Partai Demokrat, Melani menyebutkan Partai Demokrat mengundang 12 tokoh eksternal untuk terlibat dalam konvensi Partai Demokrat. "Ada 12 orang dari pihak luar. Yang sudah fix dari pihak luar Pak Gita dan Irman Gusman. Itu yang saya tahu," imbuh Melani.
Sementara anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengatakan dirinya mendaftar dalam konvensi Partai Demokrat. Ia mengaku telah mengirim surat kepada DPP Partai Demokrat. "Surat yang berisi pernyataan kader Partai Demokrat yang menyatakan minat kepada Ketua Umum," ujar Hayono.
Alasan Hayono maju dalam konvensi Partai Demokrat, didedikasikan untuk bangsa dan negara serta pendekatan dan pengabdian kepada rakyat. Selain itu, dirinya maju agar tidak hanya Marzuki saja yang maju. "Menurut saya kehadiran internal seimbang dari luar partai. Harus banyak yang kader yang ikut," tambah Hayono.
Pelibatan tokoh-tokoh eksternal sekaligus mengundang tokoh eksternal untuk maju dalam konvensi Partai Demokrat akan memberi keuntungan bagi Partai Demokrat. Citra positif akan diraih oleh partai yang belum lama ini dirundung berbagai skandal yang melibatkan para elitnya seperti bekas Bendahara Umum Nazaruddin.
Apalagi, model publik Tanah Air kerap lupa dengan persoalan-persoalan yang pernah muncul di. Apakah berhasil misi Demokrat? Biar waktu yang menjawabnya kelak.
.jpg)