 |
| Peserta Aksi Damai Ciracas Antimiras |
4newstimes.com - Ahad (6/7)
waktu menunjukkan Pukul 07.30 WIB, sekitar 300 peserta Tarhib Ramadhan
"Ciracas Anti Miras" telah berkumpul di Halaman Kantor
Kecamatan Ciracas. Aksi damai "Ciracas Anti Miras" dilakukan
untuk menghimbau masyarakat tentang Bahaya Miras dan Hukum Islam yang
mengharamkan miras.
Namun peserta yang berdatangan terus
bertambah, menurut Korlap Aksi Bang Haji Ade, aksi ini pertama kali di
Indonesia, dan kita akan membuat sejarah menulis perjuangan kami berdakwah
menghimbau serta mensosialisasikan tentang bahaya miras secara damai kepada
masyarakat serta menegur para minimarket, dan gerai jamu di kecamatan ciracas
yang menjual miras secara bebas. Aksi yang juga dihadiri Tokoh Nasional Dewan
Pakar DPP GENAM (Gerakan Anti Miras) Muhammad Hamdi Psi., Kapolsek, Camat
Ciracas, MUI Ciracas, Bina Tunas Muda, Jama'ah Tabligh, Majelis Ta'limNurul
Habib, Majelis Ratib Ar-Ridho, Bina Amal Sejahtera, Mejelis Ta'lim As-Sirajul
Munir, HTI Ciracas, FPI Ciracas, serta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang
Ciracas.
 |
| Bayu Priyoko Anggota DPP Antimiras |
 |
| Kapolsek Ciracas, Kompol Sukamda (Berbaju Batik) |
 |
| Ulama-ulama dan kapolsek serta himbauan pihak minimarket |
 |
| Muh.Hamdi, Habib Ali, KH. Tardjani, Kapolsek Bpk.Sukamda, KH.Zainal Arifin dlln. |
 |
Pihak Minimarket Menurunkann Miras yang dijualnya untuk diserahkan ke kepolisian disaksikan bersama alim ulama
|
Alhamdulillah aksi ini berlangsung damai , himbauan yang kami lakukan mendapat respon. Bahkan pihak minimarket yang menjual miras bersedia untuk tidak menjual miras di kecamatan ciracas, karena kerja sama kapolsek, camat ciracas, dan para ulama MUI serta ulama yang tergabung dalam berbagai ormas melakukan kerja sama dakwah antar ulama dan umaro (pemerintah).