4newstimes.com Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Amerika
Serikat Dinno Patti Djalal disebut-sebut media sebagai calon kepala Badan
Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Chatib Basri yang saat ini
menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Menanggapi hal tersebut, Menkeu
menilai sosok Dino sangat berkompeten menjadi kepala BKPM.
“Saya kenal Pak Dino, dia baik.
Bahkan, akhir tahun lalu, Dino mampu menggaet investor Amerika Serikat (AS)
untuk menjajaki investasi di Indonesia. Kalau soal kapasitas, Pak Dino sudah
punya,” paparnya.
Namun, ia mengaku pihaknya belum
mendengar ataupun mengetahui isu penunjukan Kepala BKPM tersebut. “Saya belum
tahu tentang hal itu dan Presiden juga belum bicara soal itu,” ungkap dia.
Jika Dino terpilih menjadi kepala
BKPM, mantan Juru Bicara Kepresidenan itu akan memiliki tugas cukup berat. Ia
harus mengatasi defisit transaksi berjalan yang masih terjadi saat ini.
“Pekerjaannya penting sekali. Defisit
transaksi berjalan masih terjadi, bahkan sampai akhir tahun, meskipun jumlahnya
mengecil,” ujar Chatib.
Kepala BKPM, tambah dia, harus mampu
menutup defisit tersebut dengan neraca modal. Di mana neraca modal itu berasal
dari penanaman modal asing (PMA).
