4newstimes.com Jakarta - DPP Partai Demokrat belum mendapatkan kepastian soal kabar mundurnya bendahara umum (bendum), Handojo Selamet Mulyadi, dan direktur eksekutif Totok Riyanto.
"Saya dengar begitu (mereka mundur), tapi saya belum tahu kepastiannya. Coba tanya ke pak Syarief," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada INILAH.COM, Selasa (6/8/2013).
Sutan tidak kaget jika memang Handojo Selamet mundur dari posisi Bendahara Umum Partai Demokrat. Sebab Handojo bukanlah kader Demokrat dan bukan berlatar belakang politikus.
"Kalau pun kejadian itu ada kemungkinannya karena tidak cocok, dia kan juga bukan orang partai. Dia kan pengusahan dan itu berpikirnya profit oriented, kan kalau politisi itu people oriented," tutur dia.
Meski begitu, Sutan belum bisa memastikan apakah Direktur Eksekutif Partai Demokrat Totok Riyanto juga mundur dari posisinya tersebut. Sebab sampai saat ini belum ada kepastian dan kabar di internal.
"Kalau Pak Totok saya belum tahu. Saya juga belum menghubunginya. Kan tidak enak tahu-tahu nelepon nanya mundur," tandasnya.
Sebelumnya, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Handojo Selamet Mulyadi dan Direktur Eksekutif Partai Demokrat Toto Riyanto dikabarkan mundur dari jabatannya di Partai Demokrat. Kedua petinggi partai itu mundur menjelang pelaksanaan konvensi Partai Demokrat.
Menurut sumber INILAH.COM, mundurnya Handojo disebabkan yang bersangkutan tak mau berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penjaringan dana untuk konvensi Partai Demokrat nanti. (Inilah)
.jpg)