4newstimes.com Jakarta - Usulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menjadikan setiap hari ke-27 pada bulan Ramadhan sebagai Hari Zakat Nasional mendapat sambutan yang positif dari PresidenSBY.
“Saya menyambut positif usulan Ketua Baznas untuk menjadikan hari ke-27 Ramadan sebagai Hari Zakat Nasional. Ayo berzakat untuk berdayakan rakyat,” tulis Presiden SBY dalam akun twitternya @SBYudhoyono, Senin (5/8) malam sebagaimana dikutip lama setkab.
Sebelumnya saat berkunjung ke kantor Baznas di Jl. Kebun Sirih, Jakarta, Senin (5/8) siang, Ketua Baznas H. Didin Hafidhuddin melaporkan, penerimaan zakat meningkat setiap tahun. Tahun 2011, Baznas menerima zakat sebesar Rp 1,7 triliun, tahun 2012 naik menjadi Rp 2,3 triliun.
Saat itulah Ketua Baznas lantas mengusulkan, hari ke-27 Ramadhan sebagai Hari Zakat Nasional.
Presiden SBY yang didampingi Wakil Presiden Boediono menyambut baik usulan tersebut. “Sambil memohon Ridho Allah SWT, tadi kami menerima saran dari pimpinan Baznas agar kiranya tanggal 27 Ramadan itu dijadikan Hari Zakat Nasional. Selaku kepala negara setelah mendengarkan pandangan semua pihak, Wapres, Menteri Agama, dan semua yang hadir saya mendukung dan Insya Allah akan kami kukuhkan nanti secara resmi,” kata SBY.
Presiden juga memberikan apresiasi atas peningkatan kesadaran umat Islam di tanah air atas kewajibannya membayar zakat. “Tentu ini awal yang baik, insya Allah ini kebangkitan kesadaran umat untuk menunaikan kewajibannya,” ujar Presiden.
Kepatuhan membayar zakat, lanjut Presiden, hendaknya juga diikuti dengan ketaatan menunaikan kewajiban yang lain sebagai warga negara, yakni membayar pajak. “Harapan saya, pertama bagi mereka yang wajib memberikan pajak pada negara agar membayarkan pajak itu,” lanjut SBY.
Presiden berharap, ada sinergi dan koordinasi antara Baznas pusat dan pemerintah pusat, serta Baznas daerah dan pemerintah daerah. “Dengan demikian program Baznas dan pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan bisa saling melengkapi dan tidak tumpang tindih,” terang SBY.(TJ)
