4newstimes.com Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa yang disebut dalam persidangan kasus suap impor daging sapi.
Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera mengatakan, KPK dan institusi penegak hukum lainnya harus bekerja profesional. "Dengan mencermati semua fakta pengadilan. Jika ada nama-nama yang disebut kami yakin KPK akan berlaku adil mengklarifikasi dan mendalami fakta-fakta yang ada. Termasuk Hatta Rajasa," kata Mardani dalam pesan singkatnya kepada okezone, Rabu (31/7/2013).
Mardani mengatakan, tudingan PAN bahwa PKS telah mempolitisasi kasus tersebut merupakan tuduhan yang tidak beralasan. "Terkait tuduhan politisasi sepertinya terbalik, justru kasus impor daging ini ada indikasi PKS yang dipolitisasi. Ungkap saja semua kebenaran," kata Mardani.
Seperti diketahui, PAN menuding PKS sedang mempolitisasi kasus suap impor daging setelah nama Hatta Rajasa disebut terlibat dalam kasus suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Penyebutan itu diketahui berdasarkan rekaman percakapan pihak-pihak yang terlibat saat diperdengarkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
"Ini sangat politis, karena keluarnya dari lingkaran PKS saja. Saya kira jelas PKS coba kaitkan. Kecenderungannya sangat besar," kata Ketua DPP PAN Bima Arya.
Kata Bima, tidak ada keterkaitan Hatta dengan kasus tersebut. “Sekarang seolah PKS kan jadi mastermind utama, dibuat seolah-olah korupsinya struktural, bukan kepentingan partai," kilah Bima.(TY)
.jpg)