4newstimes.com Manchester - Dua pemain muda Manchester United, Jesse Lingard dan Michael Keane, mendapat pujian dari Peter Schmeichel. Apa pendapat sang legenda tentang keduanya?
Lingard dan Keane adalah dua pemain binaan akademi pemain Manchester United yang mulai dipromosikan ke tim utama. Namun sebelum bermain dengan Rio Ferdinand dkk, keduanya dipinjamkan ke Leicester City musim lalu untuk merasakan atmosfer tampil di tim utama.
Di Leicester, Keane cukup sering mendapatkan kesempatan tampil. Bek berusia 20 tahun itu tampil sebanyak 22 kali dan mencetak dua gol di Divisi Championship. Sebaliknya, Lingard hanya mendapat lim kesempatan tampil.
Namun hal itu tak mengurangi kepercayaan pelatih David Moyes kepada Lingard. Sang gelandang selalu turun dalam lima pertandingan uji coba yang telah dijalani Manchester Untied, sementara Keane turun dalam dua pertandingan. Lingard, berusia 20 tahun, bahkan mencetak tiga gol dari lima laga tersebut.
“David Moyes pasti senang dengan cara pemain-pemainnya memanfaatkan kesempatan yang didapat. Saya terkesan dengan Jesse Lingard, yang pulang sebagai pencetak gol terbanyak dalam tur pramusim,” kata Schmeichel seperti dilansir Manutd.com.
“Dia sempat sebentar di Leicester dan tidak terlalu menonjol tetapi dia kembali bermain bersama tim cadangan dan menjadi yang terbaik. Mungkin, ini adalah kesempatannya dan tahunnya. Ini cukup menarik dan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi David,” kata mantan kiper yang pernah membela Manchester United selama delapan musim itu.
Setan Merah akan melakoni dua laga uji coba lagi, melawan AIK Fotboll di Stockholm, Swedia, pada Selasa (6/8/13) dan Sevilla di Old Trafford tiga hari kemudian.
“Saya merasa laga melawan AIK ini sebagai kesempatan terakhir David untuk benar-benar mengenal timnya dan mencoba satu atau dua kombinasi. Jadi, ini akan menjadi laga besar bagi David dan juga para pemain,” kata pria berusia 49 tahun itu.
Sementara itu, soal Michael Keane, Sang Legenda mendorong bek muda tersebut untuk memanfaatkan absennya bek senior Nemanja Vidic dalam tur pramusim ini.
“Michael adalah pemain muda yang amat, amat bertalenta dan absennya Nemanja Vidic memberinya kesempatan. Tetapi saya rasa, andai semua pemain bisa datang ke Stockholm, David akan bingung memilih kombinasi yang tepat,” mantan pemain yang telah mempersembahkan lima gelar liga dan satu trofi Liga Champions itu mengakhiri.(inilah)
