Headlines News :
Home » , » Gerardo Martino Resmi Melatih Barcelona Menyingkirkan Kandidat lain

Gerardo Martino Resmi Melatih Barcelona Menyingkirkan Kandidat lain

Written By 4News Times on Tuesday, 23 July 2013 | 21:08




4newstimes.com - Kesepakatan kontrak antara mantan pemain dan pelatih Newell’s Old Boys itu dengan Barcelona tercapai sore tadi, Selasa (23/7/13) WIB. Ia menyingkirkan kandidat lain yang disebutkan sejumlah media, seperti Luis Enrique dan Guus Hiddink.

Ia menggantikan Tito Vilanova, yang terpaksa mengundurkan diri gara-gara penyakit kanker kelenjar ludah yang dideritanya. Martino menjadi pelatih keempat setelah Helenio Herrera, Roque Olsen dan Luis Cesar Menotti.
Karakter menyerang yang mengandalkan kreativitas menjadi pertimbangan Blaugrana merekrutnya. Tim-tim yang dibesut Martino selalu menekan lawannya sejak lini ketiga, alias lini penyerangan. Ini sejalan dengan karakter Barca, yang menekan lawan sejak lawan menguasai bola di daerah pertahanannya sendiri.
Makin klop lagi, Martino juga lebih suka mengorbitkan pemain-pemain muda daripada membeli pemain bintang.
Memulai karir kepelatihan sejak 1998, pria yang berposisi sebagai gelandang serang saat masih jadi pemain itu tidak serta merta sukses. Klub pertama yang dibesutnya adalah klub Divisi B liga Argentina,Brown Arrecife. Martino lalu berpindah-pindah ke Platense dan Instito de Crodoba pada 2000. Tak pernah sukses, sang pelatih memilih menepi dari sepakbola.
Pada tahun 2002, ia mencari peruntungan sebagai pelatih di Paraguay. Adalah Libertad, yang pertama kali memberinya kesempatan. Kepercayaan ini tidak disia-siakan Martino, Libertad langsung menjadi juara liga kasta tertinggi di sana dua tahun berturut-turut.
Setahun kemudian, ia pindah Cerro Porteno dan berhasil mengantarkan Cerro Porteno menjadi juara di musim perdananya. Dari Cerro Porteno, Martino sempat pindah ke Colon sebelum kembali ke Libertad pada 2005. Pada 2006, ia kembali mempersembahkan gelar juara bagi Libertad.
Pada 2010, Martino sukses mengantarkan Paraguay menembus perempatfinal Piala Dunia. Langkah mereka dihentikan Spanyol, yang kemudian menjadi juara dunia.
Pelatih yang karib disapa Tata itu masih menangani Paraguay di Copa America 2011. Kali ini, Parguay kandas di final, dibekuk Uruguay.
Musim lalu, Tata kembali ke Newell’s Old Boys untuk pertama kalinya sebagai pelatih. Lagi-lagi, ia mengulang ‘tradisi’ meraih trofi di musim perdananya. Newell’s dibawanya menjadi juara liga Argentina di musim perdana, sekaligus terakhirnya.
Karirnya sebagai pemain tak kalah mentereng. Ia menjadi legenda di Newell’s. Martino memulai debutnya pada usia 17 tahun pada tahun 1980. Setelah 10 tahun bersama Newell’s pria kelahiran 10 November 1962 itu sempat memperkuat sejumlah klub sebelum kembali lagi ke Newell’s. Total tiga gelar ia persembahkan selama karirnya bersama Newell’s. (Inilah.com)
Share this post :
 
Support : Creating Website | NT Media | Mas Template
Copyright © 2011. 4Newstimes.com - All Rights Reserved
Published by kontak kami
powered by 4News Times Group